fbpx
Bedah Kosmetik Estetika Tubuh

Apa Itu Liposuction? Cari Tahu Manfaat dan Jenisnya

apa itu liposuction

Pengertian liposuction

Liposuction atau sedot lemak adalah sebuah prosedur bedah atau operasi plastik yang bertujuan menghilangkan penumpukan lemak berlebihan pada area-area tertentu pada tubuh. Area-area yang dimaksud meliputi:

  • Dagu
  • Leher
  • Payudara
  • Perut
  • Lengan atas
  • Dada 
  • Punggung
  • Pinggul
  • Bokong
  • Paha
  • Betis

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan alat khusus yang disebut kanula untuk mengisap keluar lemak. Liposuction tidak dimaksudkan sebagai solusi untuk menurunkan berat badan secara keseluruhan, tetapi lebih fokus untuk menghilangkan penumpukan lemak berlebihan di area-area spesifik yang sulit dihilangkan hanya dengan diet dan olahraga.

Sebelum menjalaninya, biasanya pasien akan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan apakah mereka adalah kandidat yang cocok untuk prosedur ini. Prosedur ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi umum atau bius total. 

Waktu pemulihan pascaoperasi bisa bervariasi, tergantung pada sejumlah faktor termasuk area yang dioperasi dan kesehatan pasien. Selain itu, masih ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi untuk bisa menjalaninya.

Meski liposuction bisa memberikan hasil yang memuaskan, prosedur ini juga memiliki risiko dan efek samping, termasuk infeksi, pembekuan darah, atau masalah dengan anestesi. Oleh karena itu, penting untuk mendiskusikan secara mendalam dengan dokter sebelum memutuskan untuk menjalaninya.

Apa manfaat dan keunggulan liposuction?

Manfaat liposuction bisa beragam disertai keunggulan medis yang menjadikan prosedur bedas plastik ini cukup populer.

Utamanya adalah membuat seseorang merasa lebih percaya diri dalam berbagai jenis pakaian atau di berbagai situasi sosial berkat perbaikan kontur dan proporsi tubuh. Sebagian pasien bisa mendapatkan manfaat lain, seperti mengurangi tampilan selulit.

Keunggulan dari hasil liposuction biasanya terlihat lebih cepat dibandingkan metode penurunan berat badan lainnya. Teknologi dan metode untuk menerapkan prosedur pun terus berkembang, menjadikannya semakin aman dan efektif.

Untuk hasil yang lebih komprehensif, prosedur ini bisa dikombinasikan dengan prosedur lain, seperti abdominoplasti (tummy tuck) atau prosedur pengencangan kulit.

Apa syarat bisa menjalani liposuction?

Beberapa kondisi kesehatan berikut dinilai sebagai syarat yang ideal untuk menjalani liposuction.

  • Memiliki Indeks Massa Tubuh atau MIT di bawah 30.
    Sebagai contoh, seseorang yang berusia 45 tahun dengan berat badan 73 kg dan tinggi badan 170 cm memiliki Indeks Massa Tubuh 25,3. Hal ini menjadikan dirinya sebagai kandidat yang ideal.
  • Memiliki tekstur kulit yang kencang dan elastis.
  • Tidak merokok.
  • Tidak mengidap penyakit asma, diabetes, jantung, dan hipertensi.
  • Tidak sedang menjalani terapi obat-obatan pengencer darah.
  • Tidak sedang hamil atau menyusui.

Apa saja jenis-jenis liposuction?

Ada beberapa jenis prosedur liposuction yang umumnya ditawarkan sesuai kebutuhan calon pasien, masing-masing dengan teknik dan keunggulannya sendiri, antara lain:

  • Liposuction Tumescent
    Ini adalah jenis liposuction paling umum. Dalam prosedur ini, larutan anestetik disuntikkan ke area yang akan dioperasi sebelum lemak dihisap keluar. Hal ini membantu dalam mengurangi rasa sakit dan mempermudah pengangkatan lemak.
  • Liposuction Ultrasonik (UAL)
    Teknologi ultrasonik digunakan untuk melunakkan lemak sebelum dihisap keluar. Ini bisa lebih efektif dalam menghilangkan lemak dari area yang lebih sulit seperti punggung atau dada.
  • Liposuction Laser (SmartLipo)
    Sinar aser digunakan untuk membantu melarutkan lemak sebelum diisap keluar. Proses ini juga bisa membantu mengencangkan kulit, meskipun hasilnya bisa bervariasi.
  • Liposuction Power-Assisted (PAL)
    Alat dengan ujung bergetar digunakan untuk membantu memecah lemak sebelum diisap keluar. Ini bisa lebih cepat dan kurang melelahkan bagi dokter.
  • Liposuction Air-Assisted
    Tekanan udara digunakan untuk membantu mengangkat lema, sehingga memudahkan proses pengisapan lemak.
  • VASER Liposuction
    Mirip dengan Liposuction Ultrasonik, tetapi menggunakan getaran suara untuk membantu memecah lemak sebelum diisap keluar.
  • Mini Liposuction
    Digunakan untuk pengangkatan lemak dalam volume kecil dan biasanya dilakukan dengan anestesi lokal saja.
  • Liposuction 360
    Ini adalah prosedur yang lebih komprehensif, di mana lemak dihilangkan dari seluruh area sekitar bagian tubuh tertentu, seperti perut, untuk menciptakan tampilan yang lebih simetris dan proporsional.
  • High-Definition Liposuction
    Ini adalah prosedur yang lebih kompleks yang bertujuan untuk menciptakan penampilan yang lebih atletis dan tonus, biasanya dengan menghilangkan lemak di area tertentu untuk mempertegas otot yang ada.

Berapa biaya liposuction?

Kisaran biaya liposuction di Indonesia dimulai dari Rp15 jutaan hingga Rp30 jutaan, misalnya pada beberapa rumah sakit di Indonesia berikut ini.

  • Rumah Sakit Premier Bintaro : Dimulai dari Rp30 jutaan.
  • Siloam Hospitals Surabaya : Dimulai dari Rp27,5 jutaan.
  • Mitra Keluarga Depok : Dimulai dari Rp16 jutaan.
  • MRCCC Siloam Hospitals Semanggi : Dimulai dari Rp15 jutaan.

Sedangkan buat kamu yang tertarik untuk menjalaninya di rumah sakit atau klinik estetika Singapura, berikut ini beberapa referensi beserta kisaran biaya atau harga liposuction.

  • Colin Tham Plastic Surgery Clinic : Dimulai dari S$6.000 (Rp67 jutaan).
  • Allure Plastic Surgery : Dimulai dari S$5.600 (Rp62 jutaan).
  • Amaris B. Clinic : Dimulai dari S$4.499 (Rp50 jutaan).
  • MH Plastic Surgery : Dimulai dari S$2.999 (Rp33 jutaan).

Temukan biaya liposuction atau sedot lemak di berbagai rumah sakit dan klinik di Indonesia selengkapnya .

Persiapan sebelum menjalani liposuction

Persiapan sebelum menjalani liposuction bisa dilakukan mulai dari beberapa minggu hingga sehari sebelum memulai pembedahan. Langkah ini sangat penting untuk memastikan prosedur berjalan lancar dan hasil yang diinginkan bisa dicapai.

Sebagai permulaan, kamu perlu mendiskusikan dengan dokter atau ahli bedah plastik tentang tujuan, ekspektasi, risiko, dan pilihan metode liposuction. Konsultasikan juga tentang kesiapan mental dan emosionalmu dalam menghadapinya.

Setelah itu, dokter akan merekomendasikan beberapa langkah terkait perubahan pola hidup yang lebih sehat.

Misalnya, memintamu berhenti merokok dan memperbaiki asupan makanan, serta mulai rutin berolahraga untuk membantu pemulihan dan hasil akhir yang lebih baik nantinya. 

Berikut ini beberapa persiapan lainnya yang mungkin perlu dilakukan.

  • Beri tahu dokter jika kamu mengonsumsi obat-obatan tertentu karena beberapa jenis obat, seperti aspirin atau antikoagulan lainnya, mungkin perlu dihentikan beberapa hari sebelum prosedur untuk mengurangi risiko perdarahan.
  • Kamu mungkin perlu membeli pakaian kompresi atau perlengkapan lain yang akan diperlukan selama fase pemulihan.
  • Pastikan untuk mengabari seseorang bahwa kamu akan menjalani prosedur ini dan ada yang bisa mengantarmu pulang setelah menjalaninya nanti karena kamu mungkin tidak akan bisa mengemudi sendiri.

Bagaimana proses pembedahan liposuction dilakukan?

Proses pembedahan liposuction bisa bervariasi tergantung pada teknik yang digunakan, area tubuh yang dioperasi, dan preferensi dokter. Namun, berikut adalah langkah-langkah umum yang sering dilakukan dalam prosedur ini.

  • Sebelum operasi dimulai, area yang akan dioperasi biasanya akan ditandai. Kamu juga akan diberi anestesi, baik itu lokal, regional, atau umum, tergantung pada luasnya prosedur.
  • Dokter akan membuat insisi atau potongan kecil di kulit untuk memasukkan kanula, yaitu tabung tipis yang digunakan untuk menghisap lemak.
  • Dalam banyak kasus, cairan yang mengandung solusi anestetik dan obat untuk mengurangi perdarahan akan diinjeksikan ke dalam jaringan lemak untuk mempermudah pengangkatan lemak dan mengurangi risiko komplikasi.
  • Kanula kemudian dimasukkan melalui insisi dan digerakkan maju-mundur untuk melonggarkan lemak. Lemak tersebut kemudian diisap keluar menggunakan mesin vakum atau jarum suntik.
  • Setelah jumlah lemak yang diinginkan telah dihilangkan, kanula dikeluarkan dari insisi.
  • Insisi biasanya akan dijahit kembali dan ditutup. Kadang-kadang, drainase mungkin ditempatkan untuk mengurangi risko akumulasi cairan.

Selanjutnya kamu akan dipantau selama beberapa jam setelah operasi untuk memastikan tidak ada komplikasi akut. Sebagian besar pasien biasanya bisa pulang pada hari yang sama, kecuali dalam kasus yang lebih kompleks.

Bagaimana penanganan setelah menjalani liposuction?

Setelah menjalani liposuction, ada beberapa tindakan pascaoperasi yang perlu diperhatikan selama masa pemulihan.

  • Kamu akan diminta untuk memakai pakaian kompresi di area yang dioperasi untuk mengurangi pembengkakan dan membantu pembentukan kontur yang baru.
  • Kamu mungkin akan diberi obat penghilang rasa sakit dan antibiotik untuk mencegah infeksi.
  • Cobalah untuk banyak beristirahat dan hindari aktivitas fisik yang berat selama beberapa minggu pertama.
  • Periksa secara teratur apakah ada tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak, atau luka yang bernanah.
  • Jangan mengangkat beban berat atau berolahraga untuk sementara waktu.
  • Konsumsi cairan dan makanan yang bergizi untuk mendukung proses penyembuhan.

Biasanya dokter akan memberikan instruksi khusus terkait masa-masa pemulihan juga, misalnya langkah perawatan luka dan konsumsi antibiotik di rumah dan penentuan jadwal tindak lanjut dengan dokter di rumah sakit atau klinik.

Tujuan dari pemeriksaan tindak lanjut ini adalah memantau proses penyembuhan dan mengevaluasi hasil prosedur.

Apa risiko jika menjalani liposuction?

Meskipun menawarkan banyak manfaat, tetap ada risiko dan komplikasi tertentu yang harus dipahami dari liposuction, antara lain:

  • Infeksi pascaoperasi.
  • Perdarahan berlebihan.
  • Pembekuan darah atau trombosis.
  • Pengumpulan cairan di balik kulit.
  • Reaksi alergi atau komplikasi lain terkait anestesi.
  • Alergi terhadap zat obat-obatan yang digunakan dalam prosedur.
  • Kematian jaringan kulit atau lemak karena aliran darah yang tidak cukup.
  • Mati rasa atau perubahan sensitivitas di area yang ditangani.
  • Kulit di area yang dioperasi bisa menjadi bergelombang atau bengkak.
  • Pengisapan lemak dan injeksi cairan bisa menyebabkan masalah keseimbangan cairan dalam tubuh.
  • Pada beberapa kasus, pengangkatan lemak yang tidak merata bisa membuat kontur tubuh tampak tidak alami atau tidak simetris.

Sebelum memutuskan untuk menjalani liposuction, sangat penting untuk berdiskusi dengan dokter atau ahli bedah plastik tentang semua risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi. Pastikan juga kamu memilih dokter atau ahli bedah yang berpengalaman dan memiliki reputasi baik untuk mengurangi risiko komplikasi.

Fakta-fakta peringatan terkait liposuction yang wajib diketahui

Jika kamu sedang mempertimbangkan untuk menjalani liposuction, ada beberapa fakta dan peringatan yang perlu kamu ketahui terlebih dahulu.

  • Prosedur ini lebih ditujukan untuk membentuk kontur tubuh, bukan untuk menurunkan berat badan secara signifikan.
  • Seperti prosedur bedah lainnya, liposuction memiliki risiko komplikasi termasuk infeksi, pembekuan darah, dan reaksi alergi terhadap anestesi.
  • Jika kamu tidak menjaga gaya hidup sehat setelah prosedur, lemak bisa kembali menumpuk di area lain atau bahkan di area yang sama.
  • Prosedur bedah estetika ini yang biasanya tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan dan bisa sangat mahal.
  • Memerlukan waktu untuk pemulihan, dan kamu mungkin perlu memakai pakaian kompresi, serta menghindari aktivitas fisik selama beberapa minggu.
  • Hasil yang tidak merata, perubahan sensasi kulit, atau kulit bergelombang adalah kemungkinan efek samping estetika yang bisa terjadi.
  • Pastikan untuk memilih dokter yang berkualitas dan berpengalaman untuk mengurangi risiko komplikasi.
  • Sebuah konsultasi mendalam sebelum prosedur sangat penting untuk memahami apa yang bisa dan tidak bisa dicapai.
  • Meskipun bisa meningkatkan kepercayaan diri, hasil yang tidak sesuai harapan juga bisa berdampak negatif pada kesejahteraan emosional kamu.
  • Orang dengan kondisi kesehatan tertentu, wanita yang sedang hamil atau menyusui, atau orang yang mengalami fluktuasi berat badan yang signifikan mungkin tidak cocok untuk prosedur ini.
  • Meskipun tidak ada batasan usia yang ketat, kulit yang lebih tua mungkin tidak memiliki elastisitas yang sama dengan kulit yang lebih muda, yang bisa mempengaruhi hasil.
  • Dalam beberapa kasus, kamu mungkin perlu lebih dari satu sesi liposuction untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional, dan tidak boleh diandalkan untuk saran medis tertentu.