fbpx
Booster Kesehatan & Kecantikan Ditinjau oleh Dokter Ditinjau oleh Dr Elendrus Teo Estetika Kebugaran & Pencegahan Kecantikan Wajah

Panduan Health365 – Apa Itu Botox?

Apa Itu Botox?

Suntik Botox digunakan untuk mengurangi penampilan kerutan wajah. Suntikan ini menggunakan toksin Botulinum untuk melemahkan atau melumpuhkan otot. Ketika digunakan secara tepat dan dalam dosis yang akurat, Botox dapat digunakan sebagai perawatan estetika untuk kerutan di wajah.

Apa itu botox dan bagaimana cara kerjanya?

Botox adalah neurotoksin yang berasal dari bakteri Clostridium botulinum. Kontraksi otot dikendalikan oleh reseptor di membran sel otot yang merespons neurotransmitter asetilkolin. 

Botox bekerja dengan mencegah pelepasan neurotransmitter asetilkolin dari ujung akson di persimpangan neuromuskular sehingga menyebabkan kelumpuhan flaksid.

Persiapan komersial umum dari toksin Botulinum meliputi:

  • Onabotulinumtoxin A (Botox)
  • Abobotulinumtoxin A (Dysport)
  • Incobotulinumtoxin A (Xeomin)

Sebagian besar orang menggunakan istilah “Botox” untuk menggambarkan semua produk ini, tetapi sebenarnya ketiganya adalah merek dagang terdaftar yang dimiliki salah satu perusahaan.

Apa perbedaan antara Botox, Dysport, dan Xeomin?

BotoxCocok pada semua area, terutama area kecil3-5 hari3-6 bulanSeiring waktu bisa memicu antibodi
DysportCocok untuk perawatan cepat, ideal untuk area luas akibat difusi24 jam3-6 bulanTidak cocok untuk area kecil yang mendetail atau pasien dengan intoleransi laktosa
XeominIdeal untuk pasien yang tidak merespons Botox dan Dysport lagi5-7 hari3-6 bulanMasa kemunculan efek yang lebih lama
Jeuveau3-6 bulan3-6 bulanProduk terbaru, ulasan keamanan yang lebih terbatas

Di area mana saja Botox dapat digunakan?

Botox dapat digunakan untuk mengobati kerutan wajah. Area yang paling umum dan maksimal untuk mendapatkan manfaat Botox meliputi:

  • Kerutan di antara alis, disebut garis cemberut atau glabellar.
  • Kerutan di sisi mata, dikenal sebagai Crow’s Feet atau Kaki Gagak.
  • Kerutan horizontal di dahi.
  • Botox juga dapat digunakan di area masseter atau rahang untuk membantu dengan menggiling gigi, mengatupkan rahang, dan nyeri (gangguan TMJ), serta bekerja untuk melangsingkan wajah.
  • Akhirnya, Botox juga dapat digunakan dalam dosis yang lebih kecil dan lebih encer secara intradermal dibandingkan pendekatan konvensional dengan menyuntikkannya ke dalam otot. Ini disebut mesobotox. Tergantung area penyuntikannya, ini dapat membantu meningkatkan tekstur dan kualitas kulit dan pori-pori, membantu dengan lifting di sepertiga bawah wajah, mengurangi keringat berlebih, dan juga membantu menyamarkan kerutan di wajah.

Apa perbedaan antara garis statis dan dinamis?

Garis statis dan dinamis sering digunakan untuk menggambarkan kerutan wajah. Garis dinamis adalah kerutan yang disebabkan oleh ekspresi wajah seperti tersenyum dan mengerutkan kening. Garis-garis ini akan memudar ketika kamu mengendurkan ekspresi. 

Garis statis di sisi lain adalah kerutan yang tetap ada di wajah bahkan ketika otot wajah santai atau mengendur. Garis-garis ini cenderung semakin dalam seiring bertambahnya usia. Penting untuk mengetahui perbedaan karena perawatan untuk kedua jenis garis ini berbeda. 

Botox pada wajah dapat bekerja sangat baik untuk memperbaiki dan sepenuhnya menghilangkan garis dinamis. Namun, lebih sulit untuk mengobati garis statis dengan Botox. 

Botox dapat mengurangi dan melembutkan garis statis, terutama dengan perawatan yang berulang dan konsisten tetapi bersifat kadang-kadang, suntik filler mungkin masih diperlukan untuk sepenuhnya mengatasi garis statis.

Berapa lama botox bertahan?

Rata-rata, Botox dapat bertahan 3-6 bulan untuk sebagian besar pasien. Namun, daya tahan bervariasi dari tiap orang dengan sebagiannya bertahan lebih lama dan yang lain lebih singkat. 

Tidak jarang juga bagi pemula untuk mengalami hasil yang lebih singkat saat pertama kalinya dan hasil yang lebih lama untuk yang kedua kali dan seterusnya.

Apa yang saya bisa harapkan selama dan setelah perawatan?

Suntik Botox adalah prosedur sederhana selama 10-15 menit yang terdiri atas tindakan suntikan kecil. Kemungkinan ada rasa sakit ringan akibat suntikan tersebut dan kamu dapat mempertimbangkan memakai krim bius atau kompres es untuk membantu mengatasinya.

Mungkin juga ada pembengkakan sementara dan memar yang jarang terjadi setelah prosedur. Tidak masalah untuk menggunakan otot pada area tubuh yang telah diobati, tetapi jangan memijat atau menggosok area penyuntikan. 

Hindari berbaring atau membungkuk ke depan selama empat jam setelah prosedur dan jangan melakukan latihan fisik yang intens atau mengonsumsi minuman beralkohol setelah menjalani prosedur.

Apa risiko dan efek samping Botox?

Suntik Botox umumnya adalah prosedur yang mampu ditoleransi dengan baik dengan sedikit efek samping. Meski begitu, tidak ada efek samping Botox yang permanen. Mungkin ada rasa sakit ringan selama penyuntikan. Walau jarang terjadi, mungkin ada pembengkakan atau memar di sekitar area penyuntikan. 

Beberapa pasien mengalami sakit kepala setelah melakukan suntik Botox. Sangat jarang terjadi, ada kelopak mata yang turun sementara atau perlemahan pada area sekitar otot yang mengakibatkan asimetri wajah atau reaksi alergi terhadap toksin dari Botox.

Kesimpulan

Botox adalah perawatan yang relatif aman dan mampu ditoleransi dengan baik untuk kerutan wajah. Ini adalah prosedur cepat dan biasanya tidak memerlukan waktu pemulihan, oleh karena itu sering dikenal sebagai prosedur yang singkat. Ingin mengetahui lebih lanjut tentang suntik Botox? Silakan membuat janji untuk berkonsultasi dengan kami sekarang.

Artikel ini hanya bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran, diagnosis, atau perawatan medis profesional, dan tidak boleh diandalkan untuk saran medis tertentu.